menu melayang

Rabu, 17 Maret 2021

Mengelak Dan Berbelit,Pelaku Pembacokan Warga Pasrepan Akhirnya Menjadi Tersangka

 



Seorang guru ngaji bernama Abd. Syukur (73), warga Pohgading Pasrepan, menjadi korban pembacokan pada Senin Subuh tanggal 01 Maret lalu sempat menggemparkan waga Pasuruan khususnya di kecamatan Pasrepan.


Pria yang berprofesi sebagai guru mengaji ini  dibacok dari belakang oleh orang tak dikenal, saat dirinya akan melaksanakan sholat subuh di sebuah musholla dekat rumahnya.


Korban pun roboh saat itu usai sabetan itu menyasar  kepala belakang dan bagian tubuh lainnya. Korban pun  akhirnya dibawa ke Rs. Soedarsono  Kota Pasuruan untuk dilakukan perawatan.


Polisi melakukan pengejaran dan penyelidikan terkait kasus tersebut, hingga Tak sampai 2 minggu, Tim pemburu anggota Polres Pasuruan akhirnya berhasil mengamankan 1 orang yang diduga sebagai pelaku pembacokan tersebut.


Dari pengakuan pelaku dan hasil olah TKP , pelaku mengaku  bernama Mustamar (47), seorang pria warga pasrepan  pedagang buah yang tak lain  adalah tetangga korban sendiri

Dari hasil gelar perkara, Mustamar akhirnya ditetapkan tersangka. Dan kemarin, Polres Pasuruan melakukan konferensi pers.


Saat jumpa pers, media sempat menanyakan tersangka, namun dia masih ngeyel tak melakukan perbuatan itu. "Bukan saya, saya tidak tahu" tepis tersangka saat ditanya wartawan.


Alibi tersangka itu, sempat disampaikan Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq kepada media. Dia mengatakan kalau penginggkaran terhadap apa yang ditemukan penyidik Kepolisian merupakan hak dari seorang tersangka.


"Kita manfaatkan scientific crime investigation, tidak jamannya lagi kita mencari pengakuan dari tersangka" Yakin Rofiq untuk menepis alibi tersangka.


Rofiq menambahkan bahwa tersangka dengan korban sudah saling kenal, bahkan pernah ada masalah.

"Kita rangkai fakta hukum, kita temukan beberapa bagian penting yang bisa jadi alat bukti  petunjuk, baik di rumah tersangka atau TKP" imbuh Rofiq,  Kapolres Pasuruan Senin 15/03/2021.


Saat ditanya motif, Kapolres belum bisa menjelaskan secara pasti. Namun dugaan sementara, karena ayam tersangka diusir korban dengan ketapel.

(Yud)   kabarlensa.com

Blog Post

Related Post

Back to Top

Label

Cari Artikel